Anggota Satuan Pengawas Internal Untidar mengikuti kegiatanWorkshop Program Kerja Audit Berbasis Risiko yang diadakan di Best Western Premier Solo Baru Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah, pada tangal 26 – 28 Juli 2019.

Perwakilan SPI Untidar  R Karlina Lubis, S.H., M.Hum., dan Heni Hirawati, S.E., M.M. selaku Ketua dan Sekertaris SPI Untidar periode 2019 – 2023, mengikuti kegiatan tersebut mulai dari awal hingga akhir dengan materi yang disampaikan oleh 6 (enam) narasumber yang berkompeten dalam tema tersebut.

Narasumber yang mengisi dalam workshop tersebut diantaranya yang peratama Dr Witarsa, M.Si dengan materi yang disampaikan adalah “Audit Berbasis Resiko”. kemudian yang kedua Dr Yusrial Bachtiar, Ak., M.M., CA menyampaikan tentang “Kebijakan Pengawasan di Lingkungan Itjenristekdikti”. ditambahkan dari yang ketiga Ferdi Fristyansjah, S.T., M.Si. yang memberikan materi tentang “Diskusi Perencanaan dan Pengawasan”.  ke empat Dadit Herdikiagung, S.H., M.Soc.Sc dengan materi “Penyusunan SOP dan Program Kerja Pengawasan Tahunan” ke lima oleh Drs. Panji Anhar dengan materi “Evaluasi Temuan Audit Kinerja Keuangan Barang Dan Jasa Tahun 2018 Inspektorat I Irjen Kemenristekdikti” dan yang terakhir ke enam Dr. Yohannes Indrayono, Ak., M.M. yang memberikan materi “Diskusi Hasil Temuan Audit di PTN oleh Inspektur 3 Inspektorat Jenderal Kemristekdikti”

Dengan adanya anggota SPI Untidar yang mengikuti kegiatan kegiatan yang menunjang kinerja anggota SPI seperti ini, maka dalam melaksanakan kegiatan pengawasan di internal Untidar, besar harapan dari Untidar untuk bisa menjadi Universitas yang maju dengan meminimalisasi penyimpangan – penyimpangan yang kemungkinan bisa terjadi apabila tidak ada pengawasan dari Satuan Pengawas Internal yang berkompeten.

 

 

 

Pelatihan Teknik-teknik Pengadaan Barang, Jasa Konsultasi dan Pekerjaan Konstruksi Beserta Kiat Menghadapi Pemeriksaan

Tanggal 29 – 30 Agustus 2019

Ketua Satuan Pengawas Internal Universitas Tidar R Karlina Lubis, S.H., M.Hum.  dan anggota Ali Murtopo, S.Pd., M.Eng. mengikuti pelatihan Teknik-teknik Pengadaan Barang, Jasa Konsultasi dan Pekerjaan Konstruksi Beserta Kiat Menghadapi Pemeriksaan pada hari Kamis – Jumat, 29-30 Agustus 2019 yang dilaksanakan di Hotel Cakra Kusuma, Yogyakarta.

Dalam pelatihan tersebut SPI Untidar mendapatkan materi yang diberikan oleh beberapa narasumber yang dilanjutkan dengan studi kasus, diantaranya Materi Overview Audit Pengadaan dan Teknik Audit Pengadaan Jasa oleh Dina Natasari, SE., M. Acc. selain materi tentang audit pengadaan dan teknik aduit pengadaan jasa juga ada materi tentang Teknik Audit Pengadaan Barang, Studi Kasus dan kiat – kiat menghadapi pemeriksaan Pengadaan barang oleh Suyono, SE., MBA., CFE. Dalam pelatihan ini pula SPI Untidar juga mendapatkan materi tentang Teknik Audit Konstruksi dan Studi Kasus Temuan Audit Oleh Agung Nugroho, ST., M. Sc.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Sekolah Vokasi Departemen Ekonomika dan Bisnis Universitas Gajah Mada dilatar belakangi oleh sering terjadinya kasus penyimpangan keuangan yang sering dijumpai dalam proses pengadaan barang dan jasa pada proses berjalannya roda organisasi. hal ini memungkinkan adanya praktek korupsi disaat proses pengadaan barang dan jasa. Peran Satuan Pengawas Internal sangatlah penting untuk mendeteksi adanya temuan praktek tersebut dan juga menindaklanjuti hasil temuan BPK.

 

Bimbingan Teknis Reviu Laporan Keuangan Perguruan Tinggi

Tanggal 27 – 28 September 2019

Perguruan Tinggi adalah entitas sektor publik yang waib menyusun laporan keuangan. Badan hukum Perguruan Tinggi yang dimiliki pemerintah maupun swasta harus menyampaikan laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Penyusun laporan keuangandan auditor harus memahami hakikat karakteristik kualitatif yang tercantum dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK) sehingga laporan keuangan yang dilaporkan kepada masyarakat menjadi pegangan dalam mengevaluasi kinerja Perguruan Tinggi ditinjau dari pengelolaan keuangan.

Oleh karena itu Satuan Pengawas Internal Universitas Tidar mengikuti Bimbingan Teknis Laporan Keuangan Perguruan Tinggi yang di adakan oleh Acczone Consulting Indonesia  pada tanggal 27 -28 September 2019 di hotel Neo Awana Yogyakarta dengan mengirimkan perwakilan dari anggota SPI Untidar yaitu Sdr. Supanji Setyawan, S.Pd., M.Si. dan Sdri. Ari Nurul Fatimah, M.Acc, guna meningkatkan kualitas skil dari anggota SPI Untidar dalam melakukan tugas dan fungsinya sebagai Auditor Internal Perguruan Tinggi Universitas Tidar.

Bimbingan Teknis ini diberikan oleh pemateri – pemateri yang berlatar belakang dari berbagai aspek, diantaranya berasal dari Dosen Keuangan, Auditor Internal, Pengelola Manajemen SPI, dan Praktisi Ahli bidang  Riview Laporan Keuangan dari Perguruan Tinggi terbaik di Yogyakarta.

Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Tidar berkesempatan menjadi tuan rumah pertemuan Forum SPI Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) yang diselenggarakan Jumat-Minggu, (06-08/04) di The Atria Hotel Magelang.

Pertemuan yang baru pertama kali diadakan ini bertujuan untuk membentuk forum SPI PTNB sekaligus menyusun kepengurusannya. “Selain menjalin komunikasi dan diskusi mengenai berbagai permasalahan yang dihadapi PTNB, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan beberapa rekomendasi kepada pimpinan PTN, Inspektorat Jenderal (Irjen) serta Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam mengatasi permasalahan tersebut,” tutur Eva Wulandari, S.E., M.Sc., Ketua SPI UNTIDAR.

Saat ini PTNB terdiri dari 15 perguruan tinggi, 5 institut, dan 15 politeknik di seluruh Indonesia. Permasalahan PTNB tentunya berbeda dengan permasalahan yan dihadapi oleh PTN Badan Hukum (BH) dan PTN Badan Layanan Umum (BLU). Maka itu, perlu dibentuk forum SPI PTNB menyusul forum SPI PTN BH dan BLU yang sudah terbentuk sebelumnya.

“Ada beberapa problematika PTNB yaitu tata kelola bidang keuangan, pengelolaan aset, Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dan kepegawaian. Perpindahan dari perguruan tinggi yang murni swasta atau setengah swasta menjadi negeri pastinya membutuhkan waktu dan penyesuaian yang tidaklah mudah maka itu SPI harus berperan menjadi advokat dalam menjadi pengawas serta konsultan yang baik,” jelas Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., Inspektorat Jenderal, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), peran SPI meliputi tercapainya efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan negara, kendalan laporan keuangan, pengamanan aset negara dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

“SPI itu fungsinya mencegah ‘keborosan’ menjaga efektivitas dan efisiensi. Salah satu contohnya saja, tahun ini SPI menjadi bagian dari pelaksanaan SBMPTN 2018 yang mengelola dana hampir 350 Milyar. Kehadiran SPI diharapkan dapat mengatasi setiap kemungkinan ‘kebocoran’ atau pemborosan dalam pelaksanan kegiatan rutin tahunan berskala nasional ini,” tambahnya.

Pada Forum SPI PTNB ini hadir 41 peserta dari 9 perguruan tinggi negeri, 7 politeknik dan 1 institusi. Turut hadir pula Inspektur Wilayah II, Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti, Dadit Herdiagung, S.H., M.Soc.Sc., dan Ketua SPI PTN, Dr. Witarsa, M.S. (Universitas Tanjungpura).

Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. mengapresiasi kedatangan peserta dari berbagai daerah dan berharap pertemuan ini membawa manfaat bagi perkembangan SPI khususnya SPI PTNB. “Sebagai PTNB kita dalam masa menata semua aspek di PTN masing-masing. Membangun sistem pendidikan itu tidak mudah. Maka itu, SPI hadir dan menjadi tangan panjang rektor dalam mengawal PTN terutama dalam sistem keuangannya,” ujarnya. (DN/HDN)